Kompleks Sejarah Pasir Salak terletak di kawasan seluas 17 hektar dan terbagi dalam dua kawasan, yaitu bagian perdagangan dan bagian pendidikan / sejarah.
Terletak 70 km dari kota raya Ipoh, kompleks ini dibangun sebagai penghormatan terhadap pejuang Dato’ Sagor dan Dato’ Maharaja Lela. Tugu turut dibangun dalam bentuk sundang, yaitu replika pisau yang digunakan untuk membunuh J.W.W. Birch.
Kedua tokoh inilah yang bertanggung jawab menaikkan semangat rakyat setempat menentang penjajah Inggris ketika itu dikatakan tidak menghormati adat setempat. Sewaktu bupati Inggris di Perak ketika itu, J.W.W. Birch, dibunuh di tebing Sungai Perak, situasi tegang antara pihak Inggris dan penduduk Melayu tercetus. Sejarah selanjutnya dari kejadian ini dapat dilihat di kompleks sejarah ini.
Daya tarik lain di kompleks termasuk monumen J.W.W.Birch, kuburan Sipuntum (dikatakan sebagai pembunuh bayaran), benteng kubu Datuk Maharajalela, serta meriam Lela Rentaka yang digunakan untuk menentang pihak Inggris.
Terdapat juga dua buah rumah Kutai (rumah tradisional Perak) yang dilengkapi dengan barang bersejarah dan artefak kebudayaan berharga.
Tips
Waktu mengunjungi kompleks ini : Senin – Kamis (jam 10 pagi – 17.00 petang); Jumat (jam 10 pagi – 2 siang, 14.45 sore – 17.00 petang). Hari Sabtu, Minggu dan liburan umum (jam 10 pagi – 18.00 petang).
Transportasi
Dengan memakai mobil, ambil jalan raya Utara Selatan (PLUS), dan ambil jalur keluar di pertukaran Simpang Pulai. Dari sini, ambil jalan Batu Gajah, dan kemudikan kearah Kampung Gajah. Ikut papan tanda ke arah Kompleks Sejarah Pasir Salak.
Pusat Informasi
Hubungi Pejabat Kompleks Pasir Sejarah Pasir Salak di : 605-6318 999. Anda juga bisa menghubungi Pejabat Tourism Malaysia Perak di 605-2552772/9962/5055.
Penginapan
Pasir Salak mempunyai penginapan berbentuk kabin di Resort Pasir Salak.
Tags: cara ke Pasir Salak, hotel sekitar Pasir Salak, J.W.W. Birch, Kompleks Sejarah Pasir Salak Perak, Tempat wisata di Perak


